Copyright © Blue Flash
Design by Dzignine

RISOLERS KLATEN

Rabu, 08 Februari 2012

Wisata Malam di Kraton Yogyakarta

Cerita dan Foto Oleh: Ph. Angga Purenda

Kereta Kuda yang sering digunakan ketika penobatan Sri Sultan
            Beberapa waktu yang lalu, aku mendapatkan sebuah kesempatan berharga untuk berwisata malam di kraton Yogyakarta. Awalnya aku tak menduga ketika menikmati pasar malam di alun-alun utara Yogyakarta.  Ternyata kraton Yogyakarta juga membuka pameran bagi pengunjung untuk menikmati berbagai benda bernilai sejarah dari kraton. Dengan harga tiket Rp 5.000 kita pun bisa memasuki arena kraton dengan menikmati berbagai warisan budaya Indonesia yang satu ini.
           

FOTO: Kraton Yogyakarta di Malam Hari

Dipamerkan seperti  ageman penari (baju) dari Kraton Yogyakarta

Terlihat proses pembuatan alat musik jawa yaitu gamelan

Diorama yang memperlihatkan prajurit-prajurit dari Kraton Yogyakarta

Sebuah entong ( alat untuk mengambil nasi) yang ditemukan di bantul

Seperangkat alat gamelan yang bersejajar penuh makna

Bangsal Mangunturtangkil yang sering digunakan ketika kraton ada acara berbagai upacara

Kereta kuda Kyai Moncro Juwolo

Kereta kuda yang sering digunakan ketika penobatan Sri Sultan

Keris merupakan salah satu warisan budaya Indonesia

Mobil Indonesia 2: Mobil yang sering digunakan oleh wakil presiden ke-2 yaitu Sri Sultan Hamengkubuwana IX

Terlihat pelataran depan dari Kraton Yogyakarta

Wayang menjadi kebanggan rakyat Indonesia
Selasa, 07 Februari 2012

Menyusuri Pasar Malam Yogyakarta

Cerita dan Foto Oleh: Ph. Angga Purenda

Bianglala: slalu ada dalam pasar malam
            Malam itu suasana begitu ramai, banyak orang berduyun-duyun menuju ke alun-alun utara Yogyakarta. Mulai dari orang tua, anak muda hingga anak-anak kecil terhanyut dalam kemeriahan pesta rakyat yaitu pasar malam. Sebuah acara budaya yang menyuguhkan berbagai wahana permainan, pentas seni, pameran pemerintah daerah, pameran kraton hingga menjajakan berbagai sandang dan pangan. Acara yang selalu ada disetiap tahunnya dan kebetulan tahun ini dimulai dari akhir desember hingga awal bulan februari tepat di hari Maulid Nabi Muhammad SAW.
           

FOTO: Pasar Malam Yogyakarta 2012

Awul-awul menjadi primadona incaran belanja pengunjung pasar malam

Bianglala slalu hadir dalam meramaikan pasar malam

Bianglala slalu berputar walau jaman terus berkembang

Seorang bapak dan anakmya asyik menikmati bom-bom car

menikmati permainan kereta api

Kora-Kora: Hadir dengan memberikan tantangan "nyali" bagi pengunjung

Ombak Asmara: Permainan yang mencuri perhatian dengan adanya atraksi dari si Joki

Beberapa pameran dari beberapa kecamatan di Kota Yogyakarta

Berdesak-desakan dalam menikmati pasar malam di alun-alun utara Yogyakarta
Selasa, 31 Januari 2012

Felisitas Brillianti

Cerita Oleh: Ph. Angga Purenda
Felisitas Brillianti: Anak muda yang penuh energik
            Felisitas Brillianti (Lia), seorang wanita yang hampir genap usia 20 tahun ini merupakan pribadi yang menyenangkan. Dengan kulitnya yang putih, mata sedikit sipit dan dimahkota rambut sebahu serta berponi membuat wanita ini terlihat good looking. Gadis manis dari bantul ini menuntut ilmunya di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta jurusan teknik informatika. Dia tentunya menyukai dunia maya terlebih lagi jejaring sosial seperti Facebook, Plurk dan Blog. Bisa dikatakan gadis kelahiran 7 maret 1992 ini cukup eksis dan terkenal akan tulisannya seputar kehidupan sehari-hari yang dijalaninya.dan dituangkan dalam blog pribadinya
            “Tante Lia”, begitu aku memanggil sahabat terbaikku itu yang pernah aku kenal selama perjalanan hidupku. Tiga tahun sudah aku bersahabat dengannya semenjak kelas 11 disaat masih SMA. Awalnya aku tidak tahu menahu tentang cewek yang satu ini tapi berkat Vea yang merupakan teman dekatnya aku menjadi mengenalnya. Keseringanku bermain ke kost sukowati juga membuat intensitas persahabatan saat itu menjadi kental. Hingga Akhirnya kita tetap menjalin persahabatan sampai saat ini.
           
Kamis, 26 Januari 2012

Silaturahmi diatas Kue Keranjang

Cerita dan Foto: Ph. Angga Purenda
Kue Keranjang: Kuliner khas disaat imlek
            Bagi keturunan tiongha perayaan imlek menjadi hari yang paling di tunggu-tunggu. Dimana berbagai acara diadakan untuk menyambutnya seperti sembahyang di klenteng atau vihara serta diikuti rangkaian kebudayaan yang sangat khas. Selain kesenian barongsai yang tak pernah lepas dari imlek, ada juga makanan ketika tahun baru china tiba yaitu kue keranjang.
            Siapa yang tidak tahu dengan yang namanya kue keranjang, tentunya kalian pernah melihat dan mencobanya bukan. Dengan berbentuk bulat penuh berisi dan berwarna coklat serta rasanya yang manis membuat kue yang satu ini banyak digemari. Kue ini pun slalu menjadi ciri khas sebagai makanan pilihan dalam perayaan imlek.
           
Rabu, 18 Januari 2012

Meriahnya Sebaran Kue Apem di Jatinom

Cerita dan Foto Oleh: Ph. Angga Purenda
Tradisi Sebaran Apem menjadi sebuah tradisi tahunan yang tak pernah dilewatkan oleh masyarakat, khususnya di Jatinom
            Jumat yang lalu (13/01/2012), telah berlangsung sebuah tradisi yang berkembang sudah lama di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Tradisi itu bernama “Yaqowiyu” atau yang lebih dikenal dengan sebaran apem, tradisi ini dilaksanakan setiap bulan sapar pada tanggalan jawa. Sebuah budaya yang terlahir dari seorang tokoh penyebar agama islam di jawa yaitu Ki Ageng Gribig.
            Ketika siang itu, jalanan di depan kantor kecamatan jatinom dipadati oleh ribuan manusia dari berbagai daerah untuk melihat perarakan gunungan kue apem. Pada akhirnya gunungan apem tersebut akan dibagi-bagikan di sebuah lapangan dengan cara disebarkan melalui dua menara oleh para santri. Kue apem yang disebarkan saat itu seberat 5 ton, sehingga tak terbayang bagaimana serunya orang-orang untuk merebutkannya.
           

wibiya widget