Copyright © Blue Flash
Design by Dzignine

RISOLERS KLATEN

Kamis, 09 Oktober 2014

Pertama Kali Lihat Mahkluk Astral

Cerita: Ph. Angga Purenda

           
Ilustrasi: Bayangan Hitam
Rubrik “Pengalaman Mistis” ini dibuat untuk menampung segala pengalaman saya bersama mahkluk astral. Sebenarnya banyak sekali pengalaman yang saya miliki bersama sosok yang tak terlihat oleh mata ini, tapi hanya saya pendam saja. Terlebih lagi sudah terlalu menumpuk cukup banyak cerita mistis yang saya simpan, sayang sekali kalau tidak dibagikan ke kalian. Makanya itu lewat blog ini saya ingin berbagi dengan kalian mengenai pengalaman mistis yang saya alami selama ini.
Pengalaman mistis kali ini diawali dari pertama kalinya saya melihat yang namanya mahkluk astral di usia 5 tahun. Saya masih ingin betul jika kejadian terjadi pukul 01.00 WIB di tahun 1996 tepatnya di rumah kecil saya di Perumahan Griya Prima di blok Timur di Kota Klaten. Sedikit gambaran saja jika perumahan Griya Prima ini merupakan proyek perumahan yang sudah berdiri sejak 1991 dan dibagi dalam empat blok/bagian yaitu Barat, Timur, Selatan dan Utara. Nah rumah saya dibagian timur tepatnya di pojok lapangan tenis, memang perumahan ini memiliki fasilitas tenis lapangan di bagian tengahnya.

Kata ibu saya, perumahan yang sudah 23 tahun kita tinggal ini keadaannya tidak seramai seperti sekarang. Dahulu masih banyak semak belukar di kanan kiri rumah yang saya tinggali itu. Terlebih lagi rumah yang ada disana belum sepenuhnya dihuni semua, jadi kebayangkan kan keadaan perumahan jaman itu, Yap sepi ketika mahgrib tiba.
Kembali ke topik yuk, mengenai pengalaman saya lihat mahkluk astral. Di usia 5 tahun saya masih tidur malam bersama ibu. Ayah sendiri bekerja di Semarang sehingga cuma pulang seminggu sekali ke rumah. Makanya itu tiap malam tidur bersama ibu saya sedangkan kakak saya tidur di kamar depan.
Setiap tidur malam semua lampu harus dimatikan agar saya bisa tidur. Tapi malam itu sangat berbeda, ketika tengah malam tiba-tiba terbangun dengan melihat keadaan sekitar kamar yang gelap, hanya cahaya lampu remang-remang yang menembus ke kamar. Waktu itu posisi kamar juga tidak tertutup rapat dan sedikit terbuka. Namun kejadian malam itu akan saya lupakan hingga sekarang. Sesosok mahkluk yang menyerupai anak kecil (seperti tuyul) berwarna hitam lari dengan membuka pintu lalu berdiri tepat dihadapan saya dengan posisi saya masih telentang tidur. Saya juga mengamati dia, namun tidak jelas bentuk wajahnya karena waktu itu sosoknya gelap hitam.
Memang dasarnya saya masih polos, saya hanya mengamatinya dengan memandang kebawah karena kebetulan dia berada diujung kaki saya. Lantas tiba-tiba mahkluk itu menggelitik kaki saya, saat itu pula saya menangis sekencang-kencangnya hingga membangunkan ibu saya yang berada persis di samping saya. Sebelum ibu terbangun dan menyalakan lampu, mahkluk anak kecil hitam itu lari kencang dengan melewati pintu kamar juga.
Saat menangis sekencang-kencangnya itu Ibu bertanya “Ngapa le kok nangis mbengi-mbengi?” (Kenapa nak kok nangis malam-malam), “Sikilku digelitik karo mbak dica” ujarku (Kakiku digelitik sama mbak dica) kebetulan mbak dica ini kakak kandung saya. Saya hanya bisa menyalahkan kakak saya padahal kakak saya tidur sendiri di kamar depan. Saya juga tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi kepada ibu malam itu. Baru beberapa tahun kemudian saya baru menceritakan ke mereka.

Tapi siapa sangka pengalaman pertama saya bertemu mahkluk astral ini menjadi awal saya mengalami pengalaman-pengalaman mistis lainnya. Meskipun saya tidak memiliki indera keenam, bahkan saya sama sekali tidak mengharapkan untuk memiliki kemampuan itu namun saya sangat sensitif mengenai keberadaan mereka. Tunggu cerita pengalaman mistis saya selanjutnya di blog ini. Salam, Twitter/Instagram: @angga_purenda

Sumber Ilustrasi: http://www.dianarashid.com/2012/05/ditindih-ketika-tidurapa-sebenarnya.html

0 komentar:

Posting Komentar

wibiya widget