Copyright © Blue Flash
Design by Dzignine

RISOLERS KLATEN

Rabu, 18 Januari 2012

Foto-Foto:Tradisi Sebaran Apem di Jatinom

Kue Apem yang diperebutkan oleh warga dan diyakini sebagai pembawa berkah

Lautan manusia yang ikut ambil bagian dalam merebutkan kue apem

Salah satu menara yang digunakan oleh para santri untuk menyebarkan kue apem

Adanya pasar malam yang menambah kemeriahan tradisi sebaran apem

Terlihat para santri yang sedang menyebarkan kue apem dari menara

Begitu riuhnya suasana tradisi sebaran apem saat itu

Dengan dua menara, para santri menyebarkan kue apem kepada masyarakat

Begitu Padatnya suasana di jalan utama Jatinom
Senin, 02 Januari 2012

Soup Chicken Steak

Cerita dan Foto Oleh: Ph. Angga Purenda
Soup Chicken Steak-Makanan berselera
            Steak menjadi bagian makanan yang populer bagi masyarakat indonesia, tanpa kecuali di Yogyakarta. Di kota budaya tersebut kita dengan mudah menjumpai warung-warung steak dengan harga terjangkau. Sebuah steak yang sudah mengalami modifikasi dan disesuaikan dengan kantong para pembelinya. Sehingga kini steak bukan lagi menjadi makanan mewah melainkan sudah dapat dirasakan oleh kalangan menengah kebawah.

Terpatrinya Bingkai Toleransi

Cerita dan Foto:Ph.Angga Purenda
           
Romo Ch. Sutrasno P,Pr sedang memberikan berkat
 Bagi umat kristiani di seluruh dunia tentunya tidak akan melewati malam natal dengan menghadiri misa maupun kebaktian di gereja. Karena bagi umat kristiani sendiri, malam natal menjadi malam penantian lahirnya Yesus Kristus ke dunia. Itu semua digambarkan dengan lahirnya seorang bayi di kandang hewan yang menjadi simbol kesederhanaan dan bersahaja dari-Nya.
            Tak terkecuali juga terjadi di Gereja Santo Ignatius Ketandan, dukuh morangan, desa Karanganom, kecamatan klaten utara yang masih satu wilayah dengan Paroki Santa Maria Assumpta Klaten. Malam itu gereja berhiaskan berbagai pernak-pernik yang menarik di setiap sudut ruangan. Karena malam itu menggunakan bahasa jawa dalam perayaan natalnya maka tak ketinggalan pula semua petugas gereja menggunakan baju adat jawa sekaligus musiknya diiringi oleh gamelan.
           

Nikmatnya Wedang Angsle

Cerita dan Foto Oleh Ph. Angga Purenda

Semangkok Wedang Angsle yang siap dinikmati
Ketika menelusuri jalanan di kota klaten saat malam hari terasa menyenangkan. Meskipun jauh dari sebutan kota besar namun kota klaten tersendiri menawarkan berbagai macam hiburan serta pilihan kuliner yang khas. Salah satunya adalah wedang angsle, sebuah minuman khas dari malang namun ada sedikit perbedaan dalam penyajiannya.
            Dengan tenda yang mungil seorang ibu bersama dua buah hatinya menjajakan sebuah wedang yang buat aku mempunyai cita rasa tersendiri. Tepat terletak di pinggiran jalan pemuda utara yang merupakan jalan utama kota klaten(seberang depan kantor pajak klaten), wedang angsle di sajikan. “Mau wedang kacang atau wedang angsle mas?” ucap Ibu Yuli kepadaku. “wedang angsle bu” balasku kepadanya, karena kebetulan aku juga belum pernah mencoba minuman yang satu ini.
           
Jumat, 09 Desember 2011

Foto-Foto: Fenomena Unik di Langit Sore

Oleh:PH. Angga Purenda
            Hmmm…senin kemarin (05/12/2011), aku mendapatkan moment yang pas dalam membidik sebuah fenomena langka melalui kamera kecilku. Waktu itu pukul 17.45 WIB, selepas aku pulang dari kuliah dan kembali ke rumah susunku di Sleman. Ketika ku memandang langit di atas terlihat ada yang berbeda dari biasanya. Langit saat itu terlihat pancaran yang berwarna kuning dibalut dengan warna orange dan berada disebelah timur. Awan-awan juga terlihat menebal disisi utara dari tempat tinggalku itu. Semua itu terbingkai lewat jendela rana kameraku…selamat menikmati yah…hehe(belum diedit sama sekali alias original)







Selasa, 06 Desember 2011

Berbagi Kasih dengan Pejuang Kehidupan

Oleh:PH.Angga Purenda

Berpose bersama penyapu jalanan di daerah gejayan
   Yupz…sabtu yang lalu (03/12/2011) aku dengan teman-temanku yang tergabung dalam Kementerian Pemberdayaan Masyarakat (BEM FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta) mendapatkan sebuah kesempatan yang berharga. Tepat di hari itu kami mengadakan bakti sosial yang dimulai sejak pukul 04.00 WIB. Sasaran utama dari kegiatan itu adalah para penyapu jalanan yang bekerja di pagi hari.

            Sebelumnya Kementerian Pemberdayaan Masyarakat melakukan aksi penggalangan dana melalui pengumpulan barang bekas dari warga FISIP UAJY . Aksi tersebut diselenggarakan mulai tanggal 3-18 november 2011 yang lalu. Meskipun animo dari warga FISIP UAJY sendiri tidak terlalu besar, tetapi justru ada teman-teman dari fakultas dan universitas lainnya yang ikut berpartisipasi.
           
Selasa, 15 November 2011

Angkringan “Kedaulatan Rakyat”

Cerita dan Foto Oleh: PH. Angga Purenda
Angkringan KR-terlihat suasana pada saat itu (26/10/2011), orang-orang mengantri untuk memesan minuman atau pun membayar makanan yang sudah diambilnya.  Terletak tepat di depan Kantor SKH Kedaulatan Rakyat, angkringan ini memberikan warna baru dalam menikmati berbagai sajian.
            Malam itu udara diluar begitu dingin hingga menusuk disela-sela tulang kami berdua. Padahal suasana saat itu tidak hujan dan kami berdua juga sudah memakai jaket yang melekat ditubuh, tapi masih saja kedinginan. Aku ingat betul, jika rabu malam itu (26/10/2011) menjadi malam terakhir kami berdua untuk dapat kuliner bersama, karena kakakku akan wisuda dan mencari pekerjaan di kota lain. Sehingga bisa dikatakan jika malam itu menjadi malamnya perpisahan dari kebiasaan kita berdua berburu kuliner.
            Dengan motor kesayanganku, kami berdua berpacu membelah jalanan kota yogyakarta yang begitu ramai. Hingga akhirnya mengantarkan kami menuju di sebuah jalanan yang letaknya tak jauh dari pusat kota yaitu jalan mangkubumi. Sebuah jalanan yang terdapat deretan gerai pertokoan serta kantor-kantor instansi dengan bentuknya hampir menyerupai dengan malioboro. Diujung dari jalanan itu sekilas kita akan dapat melihat sebuah tugu yang menjadi icon dari kota yogyakarta sendiri.
           

wibiya widget